Ke tempat Mbak siti untuk mengantarkan jeruk bali yang dia pengen banget karena bawaan jabang bayi di perutnya. Iya Mbak Siti tengah hamil 4 bulan. Meski tidak bekerja lagi untuk saya, tapi hubungan kami masih baik.

Saya juga berikan cokelat untuk anak sulungnya. Tapi lagi enggak ada di rumah. Saya menanyakannya.

“Semalam ini kok, belum pulang mbak?” Tanya saya.

“Oh, dia ke mesjid,” katanya.
“Oh, rajin sekali. Ada pengajian yah?”
“Enggak. Ada nonton film bareng. Film G 30 S PKI.”
*What?!
“Film G 30 S PKI yang lama itu?”
“Iya. Nonton bareng temen-temen sekolahnya.”
*Tertegun….

View on Path

Categories: Tak Berkategori | Leave a comment

Masak telur dadar yang sukses, dan akhirnya tidak perlu diacak-acak jadi orak arik. *tepuk dada 😂😂😂

View on Path

Categories: Tak Berkategori | Leave a comment

Abis opname, langsung ke gambut lagi.

View on Path

Categories: Tak Berkategori | Leave a comment

Saya mengantarkan dan mendampingi Mama Aleta Baun menuju studio Metro TV untuk Talkshow di 8-11 show. Bang Indra membantu kami sehingga bisa melobi Tomi Tjokro agar bisa membantu kami untuk membantu memastikam suara Molo dan Masyarakat Tiga Batu Tungku didengar diacaranya. Masa dimana nama Mama Aleta Baun belum dikenal, termasuk tempat yang diperjuangkannya, Molo….orang selalu bertanya, itu di negara mana, ya?

Selama perjalanan dari kantor Jatam di Mampang menuju Kedoya, saya melihatnya termenung, memandang keluar dari jendela taksi. Saya merasa tidak enak karena memaksanya melakukan sejumlah wawancara demi wawancara dengan media sejak kami sepakat akan mendukungnya menyuarakan perjuangannya lebih kencang di South to South Film Festival, di Jakarta tahun 2012. Saya khawatir itu melelahkannya, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sama berulang dari satu media ke media lainnya. Saya juga khawatir apakah sudah keterlaluan “mengeksploitasi” mama Aleta sehingga tidak memperhatikan “kelelahannya.”

“Mama letih? Katakan kepada saya jika sudah letih dan terlalu berlebihan, Ma. Saya hentikan semuanya untuk beri mama nafas,” kata saya.

Dia tersenyum lembut kepada saya sambil meremas punggung tangan saya.

“Tidak. Tidak letih, Jika ini untuk Molo. Ini bukan apa-apa dibandingkan berjuang di desa. Apalagi ini hal baik buat Molo. Saya malah senang, semua orang tahu Molo sekarang. Saya hanya sedih lihat langit Jakarta, selalu muram. Jalannya, orang-orang tergesa-gesa. Saya tidak bisa bayangkan jika langit Molo seperti ini. Kesedihan kami sekarang jika alam kami diganggu,” katanya.

Saya tersenyum sambil ikut memandang langit Jakarta dari jendela taksi. Yah, langit Jakarta dan Langit Molo, bedanya sangat. Langit Molo selalu biru indah memesona.

Ketika Tomi Tjokro menanyakan posisi Mama Aleta untuk informasi narsum, saya menuliskan di kertas : Aleta Baun Pejuang Perempuan Dari Molo.

Ketika itu terbaca di televisi saat Mama Aleta bicara, kami semua merasa titel itu sudah pas dan tepat.

Selanjutnya kami selalu ikut merasa senang, bangga, dan juga terharu, ketika penghargaan demi penghargaan datang padanya. Dari Goldman Prize Award, dan berbagai award lainnya. Semua hadiah itu dia kembalikan ke Molo, ke masyarakatnya lagi. Kemarin malam beliau dinobatkan lagi sebagai salah satu yang pantas mendapatkan penghargaan HAM, Yap Thiam Hien. Saya membaca beritanya dengan haru sepanjang hari ini. Berharap beliau tidak pernah berubah, dan tetap menjadi perempuan yang menginspirasi semua orang. Tetap jadi pejuang, Ma. Salam hormat.

View on Path

Categories: Tak Berkategori | Leave a comment

Akhirnya dilepas juga jarum-jarum infusnya. Sampe bengkak-bengkak dan kayak ada bekas8 gosongan pulak. Ada Lebih lima kali tusuk dan empat kali berubah posisi infus. Hal ini disebabkan, kata si penusuk, pembuluh darah saya, urat-uratnya terlalu halus dan ketipisan.

Tersiksa sekali buat saya yg tidak pernah mengalami ini sebelumnya. Alhamdulillah semua kini berakhir. Meski menyisakan bengkak-bengkak ini…tapi dalam beberapa hari katanya akan ke bentuk semula. Itu tangannya Hulks. Hiks..

View on Path

Categories: Tak Berkategori | Leave a comment

Ngerjain tulisan lemburan, disambi nonton film horor. Maunya gak lihat tapi penasaran biar serem juga lihatnya. Gimana sih?!

View on Path

Categories: Tak Berkategori | Leave a comment

Ada yang mau ikutan baca buku kayaknya 😂

View on Path

Categories: Tak Berkategori | Leave a comment

Beralay dengan adik sendiri, hahaha *alay itu apa, siih?? 😂😂😂

View on Path

Categories: Tak Berkategori | Leave a comment

Well, hari ini ketemu adik yg baru dua minggu jadi pengantin. Karena waktu nikah saya enggak datang dan baru sempet ketemuan sekarang, maka saya mentraktir mereka. Makanannya kayak gini, Sepanjang ngobrol mereka saling memanggil sayang, sayang satu sama lainnya…*ishh, aneh aja dengernya. Enggak bisa panggil nama aja getuh?

View on Path

Categories: Tak Berkategori | Leave a comment

Gitulah!

View on Path

Categories: Tak Berkategori | Leave a comment

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: