PUISI

Suara dari sebuah rumah sunyi…

Kamu kini samar..sayup-sayup…memudar…

Seorang kawan menyebut nama dan kabarnya. Entah kenapa hanya samar yag teringat baik wajah dan namanya di kepala. Bersusah payah mengenang. Seperti lalu. Sepertinya pernah mendengarnya. Entah diman. Orang sekeliling sering menyebutnya. Tapi tidak pernah melihat wujudnya… Continue reading

Advertisements
Categories: PUISI | Tags: , | Leave a comment

Sudirman, Merdekaa!!

Sudirman ini bukan pahlawan tapi menjadi jalanan tanpa belas kasih. Riuh, bising dan semua ingin terdepan berdesakan mengerucut di sebuah mall. Tidak ada ruang bagi pejalan kaki. Motor, kaki lima meraja. Kini musik ajeb-ajeb dikeraskan melalui toak dari mobil para buruh yg baru  usai demo di tengah hiruk pikuk ini. Saya meleleh sebelum keliling GBK! Merdekaaa!!

View on Path

Categories: CATATAN HARIAN, PUISI | Tags: , , , , | Leave a comment

Membelah laut Bali…

foto : Musfarayani

foto : Musfarayani

 

Membelah laut, menancapkan beton di pesisir untuk wisatawan asing berjemur. Bali kini….

View on Path

Categories: CATATAN HARIAN, FOTO PERJALANAN, PUISI | Tags: , , , | Leave a comment

Rapuh

Pagi ini  kenangan menggenang. Membuaikan segala hal yang seharusnya sudah terlupakan. Dalam pejamku, panasmu merengkuh kebekuan yang membatu dalam perjalanan panjangku. Sayap merdekaku melemah ketika awan menggumpal dan menggulungku dalam pusaran panjang masa lalu. Kembali merasakanmu  dalam setiap lorong waktu yang  melenakan, hingga satu titik hitam yang membuat sayapku patah

Musfarayani, Banda Aceh, 8 Agustus 2011

Categories: PUISI | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: