PROFIL ZERO To HERO

Ini adalah artikelku terkait dengan orang-orang sederhana nan bersahaja, yang luar biasa, yang sempat saya temukan dalam perjalanan dan tugas-tugas saya ke berbagai pelosok daerah di Indonesia

Female Food Hero Marunda 1 : Habibah, Wajah Istri Nelayan Marunda Kepu

“Hari ini beberapa serok saya rusak karena terhantam ombak, jadi tidak bisa mengambil ikan di sana. Ombak terlalu keras. Seperti ini selalu musim angin barat. Padahal ini sudah bulan Maret. Biasanya angin barat selesai bulan Desember (dari November), tapi sekarang tidak bisa dikira lagi,” demikian jelas Habibah, 50, salah seorang perempuan asli Marunda, yang kini menjadi warga Marunda Kepu, Kecamatan Cilincing, Kelurahan Marunda Baru, Jakarta Utara. Continue reading

Categories: ARTIKELKU, PROFIL ZERO To HERO | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Female Food Hero Marunda II : Habibah, dan Nelayan Marunda Di Tengah Kepungan Limbah serta Reklamasi

Di antara jalan Banjir Kanal Timur  (BKT) yang memanjang ada sebuah perkampungan kumuh nelayan tersisa di Marunda Kepu, Kecamatan Cilincing, Kelurahan Marunda Baru, Jakarta Utara. Kampung ini berpenghuni kurang lebih hanya 500-an KK. Dibandingkan dengan gedung kokoh pabrik sebuah perusahaan minyak goreng, ruko dan gudang, termasuk Rusun seberang BKT  yang  berwarna, maka kampung nelayan tersisa Marunda ini menimbulkan gambaran kontradiksi. Rumah-rumahnya berdiri seadanya,  beratap seng yang rendah, bertembok cat lusuh, tanah yang selalu becek, genangan air hitam di sela antara rumah, bau got dan sampah yang berserakan. Continue reading

Categories: ARTIKELKU, PROFIL ZERO To HERO | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Female Food Hero Jumiati 3- Profil Jumiati : Menumbuhkan asa Mangrove Berbuah Krupuk

Sekumpulan perempuan berjuang keras melalui lumpur basah kental setinggi dada setiap kali mereka akan menanam bibit mangrove berikutnya. Salah satu diantaranya bertubuh besar. Dia tidak kalah semangat ikut turun dalam lumpur, meski untuk setiap melangkah dan bergerak dia selalu dibantu oleh kawan-kawannya. Para perempuan yang giat menanam mangrove ini adalah para istri nelayan yang menamakan diri dari Kelompok Perempuan Nelayan Muara Tanjung, Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Continue reading

Categories: ARTIKELKU, PROFIL ZERO To HERO, PUBLIKASI | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Female Food Hero Jumiati 2- Jumiati dan Pembebasan Perempuan Nelayan Dari Kemiskinan

Jumiati baru saja lulus SMK di Kabupaten Batu Bara, 1999. Mimpinya adalah segera mendapatkan kerja, hingga dapat membantu perekonomian keluarga di rumah. Terutama untuk ibunya yang selama ini sendirian membesarkan lima anaknya, termasuk Jumiati. Sambil mencari kerja dan mengisi waktunya setelah lulus, dia pun tidak menolak ketika seorang kawan mengajak menghadiri sebuah acara Pendidikan Pemilih.  Dia tidak tidak tahu arti kegiatan tersebut. Dia tidak bertanya banyak, ikut saja. Continue reading

Categories: ARTIKELKU, PROFIL ZERO To HERO | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Female Food Hero Jumiati 1 : Mendadak dangdut dan Selamat Tinggal Bakrie!

Musim angin barat dan gelombang laut tinggi. Para nelayan Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, memutuskan tidak melaut. Tapi, hanya Saini, 37, salah satu nelayan di desa tersebut yang nekat melaut. Beberapa hari setelah dia melaut,  para nelayan digegerkan laporan istrinya, Syaripah, 33,  Saini belum kembali ke rumah sejak dua hari dia pergi melaut. Tidak lama berselang, Saini muncul dalam kondisi kritis. Dia ditemukan oleh kapal nelayan lainnya. Dia masih bisa bertahan selama dua hari terombang ambing di laut dengan menyanggahkan diri dari pecahan kapalnya yang tersisa. Saini termasuk yang beruntung, karena biasanya yang terjadi, jika ada nelayan nekat melaut di musim bakat (sebutan lokal untuk menyebut musim laut bergelombang tinggi- angin barat-red), maka dia tidak akan kembali. Tertelan laut. Syaripah merasa bersyukur suaminya selamat.

Continue reading

Categories: ARTIKELKU, PROFIL ZERO To HERO, PUBLIKASI | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Murniati guru “penyelamat” Hutan Bakau Pulau Tanakeke

Siswa siswi Tanakeke ditumbuhkan kesadarannya tentang arti bakau bagi pulau Tanakeke

Siswa siswi Tanakeke ditumbuhkan kesadarannya tentang arti bakau bagi pulau Tanakeke (sumber foto : milik murniati)

Berawal dari keinginan untuk membantu kawan yang memerlukan tambahan tenaga pengajar di sebuah pulau kecil, Murniati,34, kini tidak saja dikenal sebagai seorang pendidik bagi 300-an murid, tetapi juga dikenal masyarakat Pulau Tanakeke, Desa Rewataya, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, sebagai “guru” dan Penyelamat bakau wilayah tersebut.

Bagaimana tidak, berkat kepeduliannya, kini pesisir pantai kepulauan yang sempat rusak dalam waktu lama, mulai ditumbuhi aneka mangroove yang padat  yang menyelamatkan penduduk bukan hanya dari abrasi tapi juga gelombang laut yang tinggi.

“Siswa-siswa sayalah yang menumbuhkan kembali hutan bakau di kepulauan ini. Saya hanya memberikan inspirasi kepadamereka setiap pelajaran di kelas untuk menumbuhkan kesadaran mereka tentang arti hutan bakau bagi tempat tinggal mereka di kepulauan ini,” jelas Murni. Continue reading

Categories: ARTIKELKU, PROFIL ZERO To HERO | Tags: , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Catper Simelue 2011 – Erliana Perempuan Nelayan Di Sudut Pulau Simelue, Aceh

Ariani, demikian nama nelayan perempuan ini. Dia tengah bersiap mencari ikan di laut, sendirian. (Foto: Ashoon-Simelue, Aceh)

Ariani, demikian nama nelayan perempuan ini. Dia tengah bersiap mencari ikan di laut, sendirian. (Foto: Ashoon-Simelue, Aceh)

Sore itu matahari masih terik di dermaga kecil di desa Sambang, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Kepulauan Simelue, Aceh.  Dermaga ini  terletak 20 km dari pusat kota Simelue, Sinabang. Di ujung jalan dermaga, turun dari motor seseorang yang mengenakan  celana jeans biru sebetis yang telah pudar warnanya. Dia juga mengenakan kaos hitam berbalut  jaket kulit hitam yang bahan bagian luarnya telah mengelupas semua. Jaket itu terlihat kebesaran untuk tubuhnya yang kurus dan kecil. Kepalanya diikat dengan handuk lusuh menutupi rambut panjang hitamnya. Cahaya matahari mengiringinya ketika dia berjalan. Saya terpana melihatnya. Kendati dia memakai sandal jepit  dan membawa bensin dalam botol Coca Cola seliter, dia  tampak seperti ksatria dari dunia persilatan  entah berantah, apalagi dia juga membawa parang panjang. Continue reading

Categories: CATATAN PERJALANAN, PROFIL ZERO To HERO | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Soal Gempa dan Tsunami Belajarlah dari Jepang

Apa yang sama antara Jepang dengan Aceh? Hanya dua kata, yaitu: gempa bumi dan tsunami. Lalu apa yang membedakan Aceh dan Jepang terkait Gempa bumi dan tsunami? Bagi warga Aceh dan Jepang mengalami gempa bumi adalah hal biasa. Namun dalam menghadapi tsunami, bagi orang Aceh (dan Indonesia pada umumnya) sangatlah tidak biasa.

Presiden Sekolah Keperawatan International Palang Merah Kyushu, Jepang, Prof Etsuko Kita, MD, PhD,

Empat tahun lalu adalah contoh nyata, betapa miskin pengetahuan kita, bangsa Indonesia termasuk masyarakat Aceh dalam menghadapi gejala alam bernama gempa bumi yang kemudian disusul dengan gelombang tsunami besar. Bukan saja soal pengetahuan yang kurang, ditambah lagi dengan ketidaksiapan kita dalam menghadapi bencana, juga setelah bencana itu terjadi. Hingga korban jiwa pun tidak bisa diminimalisir maksimal lagi. Continue reading

Categories: ARTIKELKU, CATATAN PERJALANAN, PROFIL ZERO To HERO | Tags: , , , , , , , , , , | Leave a comment

A Nature Conservation Teacher for Rural Children

Ghufron – Guru konservasi dipedalaman Tuanan

 

The morning atmosphere is special in the shallows of the Kuala Kapuas River. The people in the villages are stirring. Vendors begin to make the rounds with a full assortment of fruits and vegetables in their wooden kelotok motorboats, groups of school children and government workers line up to ride on longboats, while small children and their mothers bathe at the edge of the river near their houses. Canoes and small barges moving goods up and down stream are also a special morning sight in the villages along the edge of this Central Kalimantan river. Then suddenly the scene gets disturbed by the noise of the chainsaws, which begin cutting logs and trees on the other side of the river. Continue reading

Categories: ARTIKELKU, PROFIL ZERO To HERO, TENTANG ORANG UTAN | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tulisan III – Balada Orang Pedalaman – Iwan Fals : Kalau Alam Hancur Kamu Juga Hancur!

Iwan Fals saat diwawancara. (foto.dok.KKI Warsi)

Rambutnya mulai kelabu. Garis-garis kematangan perjalanan hidupnya mulai terpahat halus di wajahnya yang tenang. Kata-kata yang keluar pun selalu apa adanya dan berakhir dengan kesederhanaan. Sikapnya juga memantulkan kerendahan hati yang semakin menguatkan sosoknya sebagai layaknya seorang legenda hidup. Continue reading

Categories: ARTIKELKU, CATATAN PERJALANAN, PROFIL ZERO To HERO | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: