Tentang kucing : Si Grey Sang Jagoan

Tadi, ketika lagi santai baca-baca buku sambil berbaring di tempat tidur kamar saya, tiba-tiba ada kecoa melayang lewat lubang angin. Saya kaget bukan main. Sumpah ngeri liat kecoa terbang. Saya emang sering naik gunung yang katanya olahraga orang jagoan (kata orang loh, bukan kata saya), tapi kalau udah ada kecoak lewat apalagi pake terbang. Sumpah, ngeriii.

Tapi si Grey, kucing saya langsung bangkit dari ngantuknya. Dia berdiri gagah di depan saya. Dia tegakin badan hingga berdiri (iya dia berdiri lurus, sumpah!), dua tangan depannya siap posisi menerkam. Kepala mendengak melihat arah terbang kecoa. Begitu kecoa mendekat dia melompat tinggi menerkam kecoa. Kecoa jatuh lalu mau kabur. Si Grey mengejarnya. Dia berhasil menerkam dengan cakarnya, lalu mengigitnya. Tidak memakannya, hanya menjepit diantara mulutnya. Grey menghampiri saya. Dia lepehin kecoa yang sudah kejet-kejet depan kaki saya. Kecoanya sudah menggelepar. Saya langsung buang dengan sapu keluar jauh-jauh….

Percaya atau enggak si Grey ngeliat muka pucet saya dengan hiba. Saya cuma bisa ngelus-ngelus lehernya terharu dan berterimakasih. Enggak nyangka dia gagah berani banget ngelawan kecoa. Berusaha melindungi saya yang emang paling takut ama kecoa…😥😧😑 Jadi jelaskan, kucing juga bisa jadi anjing. Hahahhaa. 😀

View on Path

Advertisements
Categories: CATATAN HARIAN | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Tentang kucing : Si Grey Sang Jagoan

  1. hahaha gue jg geli sama kecoa… enaknya ada yg bisa menolong…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: