Tentang Anak Kucing – Hore! Tiga kucing teradopsi!

Yah, hari-hari ini saya masih disibukkan tentang anak kucing lagi. Kali ini kabar gembira, akhirnya ada orang baik yang bersedia mengadopsi dan merawat tiga anak kucing. Dita, kawan saya yang dulu pernah membantu WALHI, menyatakan dengan serius, tulus dan tanpa basa basi menawarkan diri mengadopsi kucing yang lagi saya rawat, setelah membaca postingan saya di Path.

Setelah kemarin gagal mengantarkan satu anak kucing ke Bogor itu, Dita me-WA-kan saya bahwa dia minta dua kucing lagi. Dia minta untuk diantar kepada mamanya setelah mengajar dari Universitas Bakrie. Saya senang banget. Itu dekat dengan tempat kantor saya.

Setelah WA dan janjian, saya bawa tiga anak kucing itu dengan tas. Saya naik ojeknya Pak Abbas. Turun disebrang Pasar Festival. Repot?? Ya, itu sudah pasti. Para anak kucing yang saya bawa lincah-lincah. Dari dalam tas mereka berusaha memanjat dan nongol-nongol. Saya menjaganya agar mereka tidak loncat karena kita lagi naik ojek. Tapi sepertinya mereka paham situasinya, jadi dia hanya menongolkan kepala saja sambil sesekali menatap saya dengan muka dan mata mungilnya yang lucu. Aduuh…..tatapan mata anak-anak yang lugu dan polos itu gimana yaah….Saya hanya meminta maaf, saya tidak mungkin bisa jadi ibu kucing yang baik. Kalian bisa sakit dan telantar karena sering saya tinggal pergi.

Lalu saya naik jembatan penyebrangan dari halte transjakarta depan Gedung Mulia menuju Pasfest. Masih sama itu kucing-kucing masih nongol, sehingga orang-orang yang lewat atau papasan pasti melotot. Sudah pasrah saja, langkah saya cepat saja.

Untung tidak dalam waktu lama, akhirnya saya bertemu juga dengan mamanya Dita. Saya langsung terkagum-kagum melihat sosoknya. Mungkin kalau almarhum ibu saya masih hidup, beliau pasti sosoknya seperti itu. Meski rambutnya mulai memutih, namun masih tetap energik, sehat dan jelas jauh dari renta -pikun. Saya memanggilnya Tante, dan memeluknya. Saya langsung suka dengan wanita sepuh ini.

Mungkin jika saya seumur beliau, saya juga mau seperti itu. Masih energik, sehat, dan tidak pikun.Masih juga bisa berkarya. Yah, saya tua akan seperti itu nanti.

Tentang kucing-kucing ini saya diperkenalkan orang-orang yang peduli sama hewan juga. Saya yakin jika dengan hewan aja sudah peduli, Insya Allah kepedulian sama sesama manusia biasanya lebih tinggi lagi. *eh, belum tentu yaaa….Hehehhehehe

Dita terimakasih, yaaa. 3 kucing sudah diterima dengan baik oleh mamamu. Aku merasa terhormat sekali bisa kenalan juga dengan mamamu. Aiih, diusianya masih energik dan cantik. Alhamdulillah. Seneng, tiga kucing ada di tangan yang tepat dan peduli. Makasih sekali lagi yah Dita dan Tante… – with Dita

View on Path

Advertisements
Categories: CATATAN HARIAN | Tags: , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: