Pipi kanan tembem biru kemerahan. Lucu juga lihatnya. Tapi kalau dipegang dikit aja langsung nyeri. Yak, itu tanda kehidupan saya saat terpeleset di kolam renang tadi siang. Saking nafsunya menyambut mie goreng yang udah disediakan. Gak memperhatikan lantai licin, dan sukseslah terpeleset, terjerembab, dan semua orang di sana bukan nolongin malah pada cekikikani. Hal itu karena dikomando oleh kawan baik saya. Dia malah ngakak liatnya. Kurang ajar, dia! Kawan baik apaan tuh?? Balasannya dia tidak mendapatkan icipan mie goreng. *dianya emang enggak doyan, ding.

“Sakit ya? Katanya mengkoreksi sikapnya, tapi antara sok meringis dan menahan geli gak tertahankan. Pertanyaan aneh. “Menurut ngana jatuh itu enggak sakit, ape?” Sembur gw. Karena dia ngakak, saya jadi geli sendiri. Kayak anak kecil aja, masih aja ceroboh.

Yang simpati ama saya cuma para mba yg membuatkan teh manis hangat dan mie goreng. Mereka sampe istighfar karena kaget, sampe ada yang jatuhin panci saking kagetnya. Soalnya bunyi terpuruknya…Ah, sudahlah….

Sakit iya, nambah terkilir lengan, tapi lebih sakit lagi adalah malunya itu cyiin..,😥😦😧😣😢

View on Path

Advertisements
Categories: Tak Berkategori | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: