Tim JIKom-tidak sempurna itu asik

Dengan segala ketidaksempurnaan dalam tim ini, terutama diri saya, namun saya bangga dengan tim ini. Bagaimana satu dengan lainnya mau saling mendengarkan, bersabar dlm proses memahami kekurangan satu dengan lainnya serta berusaha melengkapi, saling memberi apresiasi hal kecil apa pun yang dikerjakan tanpa meremehkan, bekerja dalam keseteraan, dan berusaha hal terbaik sampai maksimal.

Saya memang mengambil peran sebagai yang “ngelead” tim ini. Tapi saya mendudukan tim saya setara. Sehingga mereka nyaman dan bisa menjalankan perannya masing-masing. Meski salah satunya agak lama, kurang cekatan dan kurang kreatif, tapi bisa menyerap apa yang saya mau. Saya ingin dia belajar melihat proses.

Ada Nih Luh, membantu saya. Terutama dalam melobi dan mendekatkan isu dengan media lokal. Kaget juga, banyak banget wartawan belia, muncul. Mereka awam dengan isu-isu yang enggak biasa. Tapi ini tantangannya. Memberikan pemahaman ke wartawan-wqrtawan muda di Bali, dan meyakinkan seniornya di redaksi. Saya suka wartawan baru dan masih muda. Masih semangat bekerja, masih semangat meliput dan berusaha keras mencerna.

Serunya lagi, harus “melobi” media setempat tanpa uang dan melakukan pendekatan agar mereka mau ambil bagian dalam gerakan peduli lingkungan di dunia media yg mainstream yg dikenal sangat matre-matre itu, sodara-sodara…

Tiap hari saya dan Luh De harus cepat membuat lead berita mengejar deadline media-media di Bali. Mengemas isunya menjadi menarik dan seksih. Sambil menulis mantau sosmed. Luh De punya kedekatan dengan buzzer sosmed di Bali.

Saya dan Luh De setiap sorenya membuat sms, whatsapp undangan ke 50 wartawan melalui jempol-jempol kami sampi kram. Belum lagi jika pesan di replay dengan pentungan. Sedap banget.

Kami ini orang media campaigner sudah tahunan. Ketika harus dihadapkan sama tim lain yang juga ingin atur kerja kami tanpa dia ikut serta sejak awal proses yang kami inisiasi, bagi saya itu menghabiskan waktu. Apalagi mereka tidak memberikan solusi atas hambatan yang kami temukan, malah memberikan komentar negatif dan tidak mengapresiasi kerja, jadi maaf, saya membawa tim saya untuk fokus dengam kerjaan kami sendiri. Kamu urus bagian dan peranmu saja. Ketika mereka meminta undangan publik Bali dibebankan kepada kami, itu bukan urusan kami. Silahkan bicarakan kami dibelakang karena kami sibuk.

Terbukti hasil kerja kami sangat maksimal, sesuai dengan target dan harapan, bahkan lebih. Kami buat hetrik membuat kegiatan ini menjadi headline di riga koran lokal betpengaruh di Bali. Mereka bahkan mencantumkan foto-foto yang kami buat.

Saya enggak tahu dokumentasi foto dan film yang mereka buat untuk apa yah…..tapi enggak pedulilah. Terbukti foto kami juga lumayanlah utk kebutuhzn media. Dipake pula. Moto2 bagus buat diri sendiri itu sih aku mengasihani banget …

Terpenting tugas sudah selesai. Tim yg sangat tidak sempurna dan banyak kurang ini sudah sempurna bwt saya…

View on Path

Advertisements
Categories: Tak Berkategori | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: